Text
Tuhan Pun Berpuasa
Allah tetap memancarkan cahaya matahari tanpa memperhitungkan berbagai pengkhianatan manusia terhadap-Nya. Allah ”berpuasa” menahan diri dari murka-Nya terhadap manusia. Puasa adalah ”milik khusus” di haribaan-Nya. Sampai- sampai Ia mengorbankan diri-Nya seakan-akan Ia butuh sesuatu dari ibadah puasa manusia, padahal puasa merupakan proses dasar pembebasan dan penyelamatan manusia atas dirinya sendiri. Cak Nun dengan sangat jernih memandang semua ”puasa” dari berbagai sisi yang mampu menjernihkan batin dan mencerahkan pikiran kita.
| B01567 | B-Agama TU EM | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain